Ketulusan itu…

Dia tidak berbicara prestasi, yang hanya mengejar prestasi, melihat kekurangan sebagai kesalahan…

Dia tidak berkata kompetisi, kompetisi sempit menjadikan dunia terbagi, memahami kejujuran sebagai keterbelakangan…

Dia tidak mengintip rumput tetangga, yang seringkali lebih subur dan hijau, dan tidak pernah tahu bahwa miliknya unik…

Dia tidak memandang semua kesempatan baik, sebagai peluang yang mesti diambil
Ketika tangan menggenggam semua, tersadar tidak satupun yang bisa dikerjakan…

Dia tidak mendiskusikan keberadaan, aktris besar menjadi besar, bukan karena ratusan drama yang dia perankan, tapi kedalaman jiwa dalam tiap tokoh yang terpancar…

Dia tidak mengoarkan hasil, hasil banyak membuat orang buta, untuk saling mengejar dan diakui…

Dia tidak menghiraukan opini orang, kiri dan kanan berhak menilai berapapun. Tapi mimpi tercapai ketika konsisten…

Dia percaya pada proses, bukan sesumbar dan kemasan cantik, bukti lebih kuat daripada presentasi ratusan rencana…

Dia hanya berbicara memberi, memberi apa yang terkasih di hatinya, hingga tangannya pun lupa bahwa sudah memberi…

Dia hanya melihat impian, mimpi yang lebih berharga dari sekedar penghargaan
Pikirannya tidak terbelokan oleh pujian, apalagi terhentikan

Dia hanya fokus pada sasaran, bukan indahnya hiasan yang mengelilingi, pernak-pernik lebih menarik mata. Tapi sasaran mempersiapkan masa depan yang lebih baik…

Balik layar menjadi posisi terbaik, jika hal itu menjadi lebih berdampak dan membangun, daripada menjadi aktor utama…

Dia lebih memilih mempersiapkan masa depan seorang anak. Jika hal itu jauh mempengaruhi masa depan, daripada semua kegiatan yang terjadi di riwayatnya…

Prestasi , hasil, penghargaan, keberadaan, kemenangan kompetisi, apresiasi, bergulir dengan sendirinya ketika mereka melihat ketulusan tetap tulus…

Ketulusan menjadi tulus jika tetap tulus…

(anvara/12)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s