Oh Guruku

Sampaikan rasa sayangku …
Kepada hati yang selalu bersabar,
Kepada jiwa yang selalu memilih untuk berjuang.

Sampaikan rasa hormatku …
Kepada wajah yang tetap tersenyum, meski sesekali ia merasa getir.
Kepada setiap ketabahannya menerima …
Kepada setiap langkah kaki yang ia tempuh,
Manakala menyelusuri jalanan berbatu, atau tanjakan berbukit.

Sampaikan …. sampaikan … rasa cintaku.
Pada ia yang telah memberi banyak bagi kebahagian yang kini aku dapatkan dan ia tak pernah meminta secuil pamrih dari itu.
Pada ia yang terkadang aku merasa kesal, namun ia tetap membalasnya dengan ramah.

Hanya ada satu kalimat yang terpikir untuknya:
Terimakasih, guruku

(anvara)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s